Mamuju (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) setempat berkomitmen memperkuat transformasi digital dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel.
"Komitmen ini sebagai tindak lanjut arahan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar dalam mendorong transformasi digital untuk mewujudkan pelayanan dasar dan berkualitas," kata Kepala Diskominfo SP Provinsi Sulbar Muhammad Ridwan Djafar di Mamuju, Selasa.
Itu disampaikan Ridwan Djafar pada rapat konsolidasi transformasi dokumentasi dan publikasi digital yang dibuka Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar Herdin Ismail.
Rapat konsolidasi transformasi dokumentasi dan publikasi digital yang mengangkat tema 'Transparancy, Inclusivity dan Creativity' menurut Ridwan Djafar, mencerminkan di era pemerintahan modern saat ini, kolaborasi antara pemerintah, swasta dan masyarakat sangat berperan mendukung program pembangunan di daerah.
"Sehingga, pelaksanaan konsolidasi, dokumentasi dan publikasi digital ini diharapkan dapat membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah," ujarnya.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan para pelaku konten digital menurut Ridwan Djafar, menjadi kunci utama untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
"Oleh karena itu, pemerintah harus hadir secara aktif dan jujur di ruang-ruang digital. Di sinilah pentingnya kolaborasi lintas sektor," katanya.
Produksi konten oleh pemerintah lanjut Ridwan Djafar, perlu diarahkan pada pendekatan kreatif dan informatif agar mudah diterima publik.
Namun Ridwan Djafar juga menekankan bahwa konten yang baik akan sia-sia jika tidak dibagikan (share) secara masif.
Konten resmi pemerintah tambahnya harus menjadi mercusuar kebenaran, pencerah kebingungan dan pemandu transformasi layanan.
"Konten bagus namun tidak terpublikasi dengan baik maka hasilnya nol. Maka ke depan akan dilakukan mengikuti (follow), membagikan dan menyukai (like) di seluruh ASN dan non-ASN. Saya berharap kerja sama kita dapat terwujud," terang Ridwan Djafar.

