Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) menyiapkan anggaran Rp4 miliar untuk membangun jalan di Romang Tangayya, Kelurahan Tamangapa, perbatasan Kabupaten Gowa dan Kabupaten Maros.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Makassar, Rabu, menyataka segera memerintahkan dinas terkait mengalokasikan anggaran untuk secepatnya dibangun infrastruktur memadai.
"Semua warga Makassar berhak atas layanan dasar dari pemerintah dan infrastruktur salah satu layanan tersebut. Saya sudah lihat langsung dan secepatnya dibangun jalan untuk memudahkan warga," ujarnya.
Munafri Arifuddin mengatakan kawasan di perbatasan itu kerap terlupakan dan pengakuan warga setempat yang diajak berdialog juga mengakui jika akses di lokasi tersebut sangat tidak memadai.
Berdasarkan pengakuan warga, di lokasi tersebut belum memiliki akses jalan yang optimal dari arah Manggala. Warga yang ingin menuju ke lokasi, bahkan harus memutar melewati Jalan Poros Samata Gowa, dengan jarak tempuh sekitar enam kilometer.
"Pelayanan itu tidak hanya fokus di kawasan perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah-daerah yang selama ini sulit diakses kendaraan akibat kondisi geografis dan letaknya yang berbatasan langsung dengan wilayah lain, seperti Kabupaten Gowa dan Maros ini," katanya.
Selain pembangunan jalan, Munafri juga menekankan pentingnya penataan saluran drainase di sekitar wilayah tersebut.
Namun, ia menegaskan bahwa pengerjaan jalan menjadi prioritas utama, sementara perbaikan saluran akan menyusul setelahnya.
"Salurannya (pinggiran jalan) nanti juga diperbaiki, tapi jalan dulu yang paling penting. Kalau akses jalannya bagus, otomatis aktivitas warga akan lebih lancar," terangnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar Zuhaelsi Zubir menjelaskan bahwa peninjauan yang dilakukan bersama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin merupakan bagian dari langkah persiapan untuk pelaksanaan perbaikan jalan pada tahun 2026.
"Kami bersama Pak Wali meninjau langsung lokasi rencana pembangunan jalan di wilayah Romang Tangayya. Panjang ruas yang akan dikerjakan kurang lebih tiga kilometer, dengan anggaran sekitar Rp4 miliar," kata Zuhaelsi.
Ia mengungkapkan pekerjaan tersebut akan difokuskan pada ruas jalan yang menghubungkan area permukiman warga hingga ke titik perbatasan Makassar-Gowa.

