Makassar (ANTARA) - Kepala Basarnas RI Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyatakan Operasi SAR pencarian 10 orang korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Pegunungan Bulusaraung, Kabipaten Pangkajene dan Kepulauam di hari ketujuh akhirnya resmi dinyatakan tutup.
"Malam hari ini, Saya selaku Kepala Badan SAR Nasional. Selaku SAR koordinator besar, koordinator men-declaire bahwa operasi pencarian dan evakuasi terhadap kecelakaan pesawat ATR, saya nyatakan selesai," ucapnya di Kantor Basarnas Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat malam.
Sepuluh korban telah ditemukan dan sebagian besar telah teridentifikasi dan diserahkan ke keluarga masing-masing.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Operasi SAR pesawat ATR ditutup

