
23 Penelitian Mahasiswa UMI Lolos PKM-P Dikti

"Ini patut disyukuri, karena mahasiswa UMI mampu menunjukkan jati dirinya bersaing dengan perguruan tinggi ternama ...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Sebanyak 23 penelitian mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar lolos seleksi Program Kreatifitas Mahasiswa Penelitian (PKM-P) Dirjen Perguruan Tinggi.
"Ini patut disyukuri, karena mahasiswa UMI mampu menunjukkan jati dirinya bersaing dengan perguruan tinggi ternama di lingkup nasionak dan internasional," kata Rektor UMI Makassar Prof Dr Hj Masrurah di Makassar, Sabtu.
Dia mengatakan, selain terdapat 23 penelitian mahasiswa UMI yang lolos di tingkat nasional dari seleksi Dikti, juga terdapat tiga orang mahasiswa yang penelitiannya lolos di tingkat internasional.
Menurut dia, khusus 23 judul penelitian yang lolos dalam penyaringan Dikti merupakan implikasi dari hasil pelatihan penulisan proposal program kreativitas mahasiswa yang dilaksanakan bidang kemahasiswaan dua kali dalam setahun untuk memacu adrenalin mahasiswa di bidang penelitian.
"Hal ini tertera dalam surat yang diterima dari Simlitabmas nomor : 0074/E5.3/KPM/2015 tertanggal 14 januari 2015 tentang daftar judul penelitian yang lolos di Dikti," katanya.
Dengan keberhasilan yang diraih mahasiswa UMI periode awal 2015 ini, lanjut dia, tentu pihaknya sangat mengharapkan setiap tahun minat penelitian mahasiswa UMI akan semakin bertambah.
"Jika itu terwujud, maka mahasiswa UMI akan lebih menonjol dalam bidang penelitian dan prestasi lainnya," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Dekan III Farmasi UMI Herwin mengatakan, dari 23 penelitian mahasiswa UMI yang lolos, terdapat 20 penelitian diantaranya berasal dari mahasiswa Fakultas Farmasi, dua Fakultas Teknik dan satu orang Fakultas Sastra.
Dia mengatakan, program itu merupakan salah satu program Fakultas Farmasi dengan meningkatkan kreativitas mahasiswa melalui penelitian. Selain di bidang penelitian mahasiswa, Fakultas Farmasi juga meningkatkan kreativitas dalam bidang olahraga dan seni. Agus Setiawan
Pewarta : Suriani Mappong
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
