Makassar (ANTARA Sulsel) - Tim Nos Fajar Trans (NFT) yang merupakan wakil Sulawesi Selatan sukses menjadi juara umum kejuaraan Final GT Radial Indonesia Night City Slalom di Sirkuit GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah, 31 Oktober 2015.
Ketua Bidang Roda Empat IMI Sulsel, Dirga Raya di Makassar, Jumat, mengatakan keberhasilan tim NFT tampil sebagai yang terbaik sekaligus membuktikan potensi dan kualitas para pebalap Sulsel di ajang nasional.
"Dominasi pebalap asal Pulau Jawa selama ini akhirnya terpecahkan dengan tampilnya tim NFT Sulsel sebagai juara umum. Kami tentu bersyukur dan berbangga dengan prestasi maksimal para peslalom Sulsel," jelasnya.
Tim NFT Sulsel tampil sebagai juara umum setelah meraih juara diberbagai kategori atau kelas pertandingan seperti juara nasional team A dan F, runner-up team B, juara 3 team A, Juara 1 dam 4 umum F, juara 3 kelas A1, juara 3,5,dan 6 pemula, juara 1 dan 3 Seeded B serta juara 2,3,4,5 umum A.
Menghadapi kejurnas Slalom seri V atau babak grand final 2015, tim NFT Sulsel menurunkan sebanyak 10 pebalap terbaiknya yakni Toto Batara, isil Bustami, H Wandi, termasuk Demas Agil yang juga sukses mengawinkan gelar juara bergengsi Kelas A dan F.
Untuk pebalap Isil Bustami, kata dia, pada kejurnas stalom 2015 itu menempati peringkat empat pemula nasional. Selanjutnya Batara Yudha sukses menempati rangkir lima pemula nasional serta H Wandi yang menembus peringkat enam pemula nasional.
Adapun leader sekaligus pemilik tim NFT Sulsel Andi Toto Michdar pada kejurnas seri terakhir Slalom 2015 sukses merebut posisi empat seeded B. Hasil yang di rah Toto sekaligus meloloskan dirinya naik kelas pada 2016 nanti di seeded A atau kelas paling bergengsi di slalom.
Pebalap NFT Sulsel Andi Toto, mengatakan kejuaraan ini memang lebih ketat karena diikuti ratusan pebalap terbaik dari berbagai daerah di Indonesia. Pihaknya juga akan terus berupaya mempertahankan prestasi ini pada kejuaran serupa di 2016.
"Saya atas nama tim NFT Sulsel sekaligus menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat di ajang Slalom 2015. Kami tentunya akan lebih fokus meningkatkan kemampuan agar minimal mempertahankan prestasi ini pada tahun depan," katanya.
Khusus pencapaian Demas Agil yang mampu merajai dua kelas bergengsi yakni tim A dan F. Pada kelas A ,Demas Agil keluar sebagai juara setelah meraih catatan waktu tercepat 01:31.378. Sedangkan untuk kelas umum F dengan catatan waktu tercepat 00.40.964.
Keberhasilan Demas Agil ini sekaligus membuatnya berhak atas hadiah dua mobil Toyota Agya GT Radial yang telah disiapkan pihak penyelenggara.
Sebelum tampil di ajang final seri V, tim NFT Sulsel sebelumnya sukses merebut angka maksimal diberbagai seri awal diantaranya seri Solo dan Yogyakarta.
"Pencapaian ini tentu menjadi tambahan motivasi bagi kami untuk terus fokus meningkatkan kemampuan. Apalagi pada pelaksanaan kejurnas Slalom 2016 akan lebih ketat karena mempertandingkan sebanyak tujuh seri," ujar Toto.

