Pembangunan PLTB Tolo Jeneponto capai 75 persen

id pltb tolo jeneponto,progres 75 persen

Ilustrasi - Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) (Istimewa)

Untuk peralatan yang lain termasuk crane untuk mengangkat turbin juga sudah ada. Kita tinggal menunggu kedatangan tiang yang memang masih berada di Makassar. Sementara untuk baling-balingnya, sebagiannya sudah tiba di lokasi
Makassar (Antaranews Sulsel) - Perkembangan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Tolo-I Jeneponto telah mencapai 75 persen dan diharapkan bisa rampung sesuai target pada Juni 2018.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Jeneponto, Mernawati saat dikonfirmasi dari Makassar, Selasa, mengatakan proses pengecoran pondasi turbin dan beberapa bagian lain telah dilakukan dan kini tinggal menunggu turbinnya dari Makassar.

"Untuk peralatan yang lain termasuk crane untuk mengangkat turbin juga sudah ada. Kita tinggal menunggu kedatangan tiang yang memang masih berada di Makassar. Sementara untuk baling-balingnya, sebagiannya sudah tiba di lokasi," ujarnya.

Ia menjelaskan, proses pembangunan atau pemasangan turbin PLTB tentunya tidak seperti halnya dalam hal pengiriman yang memang membutuhkan waktu lebih lama. Pemasangan ini bisa lebih cepat dan memang itu menjadi komitmen dari pihak pengelola proyek.

Proses pengangkutan baling-baling juga dinilai telah berjalan sesuai rencana meskipun harus dilakukan pada malam hari agar tidak mengganggu masyarakat pengguna jalan.

Pengangkutan pada malam hari karena harus melalui beberapa medan yang cukup sulit. Jarak yang cukup jauh dari pengambilan di Makassar menuju ke lokasi mencapai 99 kilometer juga membutuhkan waktu yang lebih lama.

"Namun kita bersyukur dari 60 baling-baling, sudah ada sekitar 30-an diantaranya yang telah tiba di lokasi. Proses pengangkutan akan terus dilakukan dan kita harapkan semuanya bisa tiba dengan aman," katanya.

Komisaris Utama PT Equies Energy Jeneponto Hamid Awaluddin mengatakan PLTB di Tolo, Jeneponto, ditargetkan rampung pada Juni 2018.

"Kalau semuanya berjalan lancar, kita harapkan sudah rampung Juni mendatang, ini lebih cepat 1,5 tahun dari target awal kita, tahun 2019," ujarnya.

Pembangunan dapat rampung lebih cepat karena pengerjaan dilakukan tanpa hambatan alam maupun birokrasi.

Managing Director Technical Services Equis Energy Daniel Astbury menjelaskan hingga saat ini pembangunan secara keseluruhan sebesar 58,2 persen dengan target penyelesaian 15 Juni.

"Saat ini memasuki tahap pemasangan tiang dan turbin, proses pengerjaan pondasinya sudah hampir rampung," katanya.
Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar