Sulbar susun skema kerjasama pemulihan DAS

id muhammad idris,sekprov sulbar,susun skema pemulihan das

Sulbar susun skema kerjasama pemulihan DAS

Sekretaris Provinsi Sulawesi Barat Muhammad Idris, pada Workshop Pengendalian Kerusakan Perairan Darat melalui publik-private partnership dan imbal jasa lingkungan tahun 2019, di Mamuju, Rabu (30/10). (Foto Humas Pemprov Sulbar)

Mamuju (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat tengah menyusun skema kerjasama pemulihan daerah aliran sungai (DAS) di daerah itu.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Provinsi Sulawesi Barat Muhammad Idris, pada Workshop Pengendalian Kerusakan Perairan Darat melalui publik-private partnership dan imbal jasa lingkungan tahun 2019, di Mamuju, Kamis.

Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pengamanan tentang gerakan urun daya pemulihan DAS, dan mengajak para pihak untuk bergerak aktif dalam pemulihan DAS,

Sekprov menegaskan, memulihkan dan mempertahankan DAS tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja, tetapi menjadi tanggung jawab semua pihak.

"Jika pemerintah saja yang berperan, maka memulihkan dan menjaga DAS akan sangat terbatas kemampuannya, karena disebabkan oleh keterbatasan anggaran serta adanya target waktu yang harus dipenuhi dalam pelaksanaan suatu kegiatan," terangnya.

"Untuk itu, perlu kita libatkan semua pihak atau sektor untuk menjaga dan memulihkan DAS. Skema kerjasama yang bisa dikembangkan antara lain kerja sama pihak swasta dan masyarakat dan skema kerja sama pemerintah dengan pihak swasta," papar Muhammad Idris.

Ia juga mengatakan, saat ini upaya yang sedang dilakukan dan menjadi salah satu program prioritas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan adalah bagaimana Sulbar mampu memulihkan DAS karena daerah itu merupakan salah satu daerah yang kompleks dimana memiliki beberapa DAS.

Peran semua pihak lanjut Muhammad Idris, dapat dilaksanakan dengan gerakan "Urun Daya" yang dapat berupa sharing ide atau pemikiran, sharing tenaga, sharing dana, atau semua hal yang merupakan input positif untuk perbaikan lingkungan DAS.

"Melalui workshop ini, saya menitipkan kepada semua pihak agar lebih peduli terhadap lingkungan, terutama dalam menjaga dan memulihkan DAS, baik melalui dana APBD, APBN maupun sumber-sumber pembiayaan swasta sesuai kesepakatan dan peraturan yang berlaku. Saya berharap, semoga sumbangan pikiran dan tenaga yang bapak ibu dalam workshop ini bermanfaat adanya dan mampu menghasilkan sinergitas pemulihan DAS demi kemajuan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Sulawesi Barat," jelas Muhammad Idris.

Kegiatan tersebut diikuti 40 peserta yang berasal dari instansi pusat sebanyak lima orang, lima orang dari instansi provinsi, 18 orang dari UPT KPH, enam orang dari instansi kabupaten /kota,  saru orang dari Forum DAS, tiga orang berasal dari pelaku usaha, tiga orang dari perguruan tinggi, empat orang dari LSM/NGO.

 
Pewarta :
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar