Kepala Bidang Pertambangan Umum Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulbar, Amri Eka Sakti di Mamuju, Senin, mengatakan, potensi bahan galian Mineral berupa emas di Provinsi Sulbar diantaranya terdapat di Kabupaten Mamuju, Mamuju Utara, Mamasa dan Kabupaten Polewali Mandar (Polman).
Ia mengatakan, di Kabupaten Mamuju emas terdapat di Batuisi Kecamatan Kalumpang dan Dusun Mao Kecamatan Bonehau, kemudian di Dusun Sangajo Kecamatan Korossa dan di Desa Tabolang Kecamatan Topoyo.
"Di Batuisi Kecamatan Kalumpang telah dilakukan pengeboran emas pada kedalaman 96.55 sampai 125 meter dan telah dijumpai mineral dalam bentuk urat sebagai mineral sulfida yang bisa menjadi emas dengan kadar 28.5 sampai 56.61 ppm,"katanya.
Menurut dia, dalam alur sungai Batuisi di jumpai dalam bentuk emas letakan dan telah ditambang masyarakat setempat, sementara di Kecamatan lainnya di Mamuju potensi emas yang dimiliki belum terkelola secara maksimal
Sementara kata dia, emas di Kabupaten Mamuju Utara terdapat dialiran sungai Lariang tepatnya di daerah Antai Kiri dan Masabo setelah dilakukan penelitian, sedangkan di Kabupaten Mamasa, terdapat di daerah Tarinding, Mawa Kecamatan Tabang.
Untuk di Kabupaten Polman, lanjutnya, emas terdapat daerah Sumarrang, Ongko, dan Suruang Kecamatan Campalagian.
Ia mengatakan, apabila potensi emas yang dimiliki Provinsi Sulbar dikelola dengan maksimal maka masyarakat akan dapat menikmati emas itu sebagai aset kekayaan daerah yang dapat meningkatkan pendapatan daerah dan menumbuhkan ekonomi daerah serta kesejahteraan masyarakat. (T.KR-MFH/M009)

