Makassar (ANTARA) - Pengurus Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Sulawesi Selatan menyiapkan sembilan atlet untuk menghadapi Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) di Jakarta, Oktober 2023.
Ketua Harian POBSI Sulsel Felix Ligianto di Makassar, Jumat, mengatakan sembilan atlet yang terus dimatangkan kemampuannya itu terdiri dari enam putra dan tiga putri.
Ia menjelaskan, pihaknya saat ini terus berlatih meski belum menerima kucuran dana dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulsel dalam rangka persiapan berlaga di Pra-PON 2023.
Bahkan, kata dia, seluruh biaya selama persiapan masih ditanggung atlet masing-masing. POBSI Sulsel sekaligus meminta kejelasan anggaran agar bisa fokus dalam persiapan.
POBSI Sulsel juga belum berani memastikan keterlibatan atlet di PraPON jika belum ada kepastian anggaran.
"Atlet tetap lakukan persiapan meski pakai dana pribadi. Sepertinya kemungkinan kita absen (PraPON) jika dana belum cair," jelasnya.
Biliar merupakan salah satu cabang olahraga penyumbang medali emas bagi kontingen Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, 2 hingga 15 Oktober 2021.
Emas Sulsel dari biliar dipersembahkan Ismail Kadir pada nomor pertandingan 15 single yang berlangsung di GOR Biliard SP 5 Mimiki, Timika, Papua.
Atlet peringkat I biliar Indonesia 2020 itu menyabet medali emas PON XX Papua, setelah di babak final menundukkan pebiliar Jawa Tengah Rizka dengan skor telak, 6-2.

