Makassar (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Wahidin Sudirohusodo berkolaborasi dengan Lembaga Kemanusiaan Arab Saudi King Salman Relief melakukan operasi jantung terbuka.
"Alhamdulillah, RSUP Wahidin sudah mampu melakukan operasi jantung terbuka seperti bypass dan penggantian katup jantung dengan dukungan fasilitas dari King Salman Relief," kata Direktur Rtama RSUP Wahidin Sudirohusodo, Dr Syafri Kamsul Arif disela peresmian kerja sama bilateral yang disaksikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin di Makassar, Selasa.
Dia mengatakan sejak program operasi jantung dimulai hingga saat ini sudah 34 operasi jantung berhasil dilakukan, baik untuk pasien dewasa maupun anak-anak.
Karena itu, lanjut dia, pihaknya sangat mengapresiasi kerja sama bilateral kedua negara untuk operasi jantung di RSUP Wahidin.
Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah mengatakan negaranya berkomitmen untuk mendukung Indonesia meningkatkan layanan kesehatan. Dukungan tersebut berupa tenaga medis ahli dari Arab Saudi siap melakukan operasi jantung untuk 15-20 pasien setiap periode.
"Kami akan memfasilitasi agar program operasi jantung ini berjalan lancar bersama dukungan fasilitas kesehatan," katanya.
Menurut dia, kerja sama serupa sudah dilakukan sebelumnya dengan RSUP Adam Malik di Medan. Karena itu keberhasilan program tersebut membuka peluang untuk direplikasi di rumah sakit lainnya.
Dia berharap kesuksesan kerja sama sebelumnya akan terulang dengan kerja sama dengan RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo, sehingga dengan adanya program bedah jantung terbuka ini, pasien jantung tidak perlu dirujuk ke Jawa.

