Makassar (ANTARA Sulsel) - Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara (Sultanbatara) menyatakan sepanjang Februari 2016 ini telah mendapatkan pemasukan pajak hingga mencapai Rp1,156 triliun.
Kakanwil DJP Sultanbatara, Neilmadrin Noor di Makassar, Jumat, mengatakan dengan jumlah pendapatan seperti itu maka secara umum telah mencapai sekitar delapan persen dari target keseluruhan yakni sebesar Rp15,2 triliun sepanjang 2016.
"Berdasarkan data yang masuk maka hingga akhir februari ini, pemasukan pajak dari wilayah Sultan batara telah mencapai Rp1,156 triliun. Ini tentu menjadi modal awal untuk lebih bekerja keras lagi kedepan," jelasnya.
Dari ppencapaian sebesar itu, tentu sebagian besar berasal dari wilayah Sulawesi Selatan.Apalagi Provinsi yang dipimpin Syahrul Yasin Limpo itu memang menjadi penyumbang terbesar dari kanwil Sultanbatara.
Untuk pendapatan pajak yang masuk itu sendiri berasal dari beberapa jenispajak seperti Penerimaan Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), termasuk di dalamnya Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).
Adapun sisanya tentu saja berasal dari jenis yang lain diantaranya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dari seluruh masyarakat.
"Kami tentu berkeyakinan bisa merealisasikan target kta pada 2016 ini yang mencapai Rp15,2 triliun. Jika media bisa ikut mendukung dan mengawal ini maka tentu kita akan lebih mudah mencapainya," katanya.
Sementara terkait kondisi pegawai yang dinilai kurang dibandingkan objek pajak yang harus ditagih, pihaknya mengaku akan mengoptimalkan dengan membentuk satuan tugas. Pihaknya juga akan memberdayakan sejumlah kepala bidang untuk bekerja lebih efektif.
Selanjutnya ada juga dibentuk satuan tugas untuk menganaliasi laporan-laporan yang masuk. serta melakukan penagihan aktif dari tunggakan yang sudah lama ataupun yang baru. Hal ini dilakukan tentu sebagai upaya merealisasikan target yang ada.
"Kita juga akan memberikan kesadaran dengan cara-cara yang baik kepada masayarakat dan pengusaha agar bisa mengerti pentingnya membayar pajak. Kita bahu-membahu dan tangung-jawab bersama untuk mencapai target pemasukan pajak pada 2016 ini," sebutnya.

