SYL populerkan arung jeram jembatan layang Camba

id gubernur sulsel,syahrul yasin limpo,arung jeram,jembatan layang camba,maros

Ilustrasi arung jeram (ANTARA FOTO/Wira Suryantala)

Makassar (Antaranews Sulsel) - Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo (SYL) ikut mempopulerkan destinasi wisata arung jeram Soa-Soa yang berada di bawah jembatan layang Camba Kabupaten Maros, Sulsel.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo di Makassar, Jumat, mengaku tertarik sekaligus terpesona melihat lokasi destinasi yang akan dikembangkan pemerintah Kabupaten Maros untuk mendatangkan wisatawan ke daerah itu.

"Saya suprise, saya diperlihatkan bagaimana membangun proyek peradaban baru bagi Indonesia dan Sulsel, sekaligus kita memanfaatkan keindahan alam. Sungainya cukup deras," katanya.

Arung jeram Soa-Soa ini memiliki karakteristik yang berbeda dengan arung jeram lainnya di Indonesia. "Saya sudah lihat arung jeram di Jawa, tantangan disini lebih menarik, disini pendek-pendek, tetapi punya lekukan yang menantang dan penuh kejutan," sebutnya.

Dengan membutuhkan keterampilan dan keamanan (safety), masyarakat bisa menikmati dan memacu adrenalin di tempat ini.

Dirinya juga berharap, realisasi bisa dihadirkan di akhir masa jabatannya. Objek arung jeram ini akan menjadi kebangaan masyarakat sekitar dan kabupaten Maros. Ini akan melengkapi objek wisata yang unik dan menarik di Sulsel.

Sulsel memiliki objek wisata yang unik. Diantaranya, Takabonerate yang merupakan atol terbesar ke tiga di dunia. Rammang-rammang dimana warga bisa naik perahu di tengah sawah.

"Ini kita punya sungai dengan tantangan menarik, tidak perlu ke Jawa, cukup empat puluh lima menit dari Makassar, kita sudah bisa bermain-main, di atas kita elevated road," jelasnya.

Sebelumnya, Pengurus Provinsi Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Sulawesi Selatan telah mempromosikan berbagai destinasi termasuk objek wisata Sungai Sa`dan di Toraja Utara.

Ketua FAJI Sulsel John Kurniawan Limbong di Makassar, Kamis, mengatakan sungai yang memiliki panjang antara 180 hingga 182 kilometer dengan lebar rata-rata 80 meter, serta memiliki anak sungai sebanyak 294 itu memang salah satu destinasi wisata arung jeram terbaik di daerah itu.

"Kami (FAJI Sulsel) terakhir berkunjung dan menikmati langsung tantangan di Sungai Sa`dan pada tahun kemarin (2017)," katanya.
Pewarta :
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar