PSMS tegaskan akan tampil ngotot lawan PSM

id psms medan,peter butler,psm makassar,liga 1,Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging, Makassar, Sulawesi Selatan

Pesepak bola PSMS Medan Felipe Martins (kanan) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Madura United FC pada laga kompetisi Liga 1 2018 di Stadion Teladan, Medan, Sumatra Utara, Sabtu (17/11/2018). ANTARA FOTO/Septianda Perdana

Makassar (Antaranews Sulsel) - Pelatih PSMS Medan Peter Butler menegaskan timnya akan tampil ngotot dan memaksakan kemenangan saat menghadapi tuan rumah PSM di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (9/12).

Peter Butler di Makassar, Sabtu, mengatakan pertandingan terakhir menghadapi PSM merupakan peluang terakhir bagi timnya menjaga asa bertahan di kompetisi Liga 1 pada musim depan.

"Besok merupakan pertandingan terakhir yang begitu penting bagi kedua tim. ?Situasi (juara dan degradasi) yang beda tapi harus kita berupaya untuk tampil lebih baik," katanya.

Ia menjelaskan, kualitas tim tuan rumah memang lebih baik. Namun pihaknya mengaku siap bertarung untuk mencuri poin penuh yang begitu penting artinya hingga akhir pertandingan.

Dirinya juga mengakui jika kualitas dan gaji pemain PSM juga begitu baik sehingga menjadi potensi untuk bisa memenangkan pertandingan.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga berharap agar wasit yang memimpin pertandingan dapat menjalankan tugasnya secara adil. Sebab jika memihak salah satu pihak maka tentu akan membuat pertandingan menjadi bermasalah.

"Jika ada wasit seperti kemarin (lawan PS Tira) yang memimpin pertandingan besok, pasti ada masalah. Kami tidak masalah apakah menang atau kalah yang pasti wasit tidak berpihak," ujarnya.

Pemain PSMS Abdul Aziz Lutfi mengaku sebagai pemain akan mengeluarkan seluruh kemampuan yang dimiliki demi membantu PSMS meraih kemenangan.

Dirinya juga mengakui besarnya tekanan dan harapan dari masyarakat Medan agar bisa memetik poin maksimal di Makassar.

"Banyak tekanan dari masyarakat Medan, dan begitu berharap bisa meriah poin maksimal karena ada kesempatan untuk keluar dari zona degradasi," ujarnya.
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar