Kemenristekdikti-UMI kembangkan industri biomasa "phronima" di Pinrang

id phromina,kemenristekdikti,umi,hari jadi pinrang,nurdin abdullah

Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah (tiga kiri) saat berdiskusi dengan para perwakilan umi disela-sela peringatan hari jadi Pinrang, 19 Februari 2019. (Istimewa)

Makassar (Antaranews Sulsel) - Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) dan Universitas Muslim Indonesia (UMI) jalin kerja sama dalam pengembangan industri biomasa "phronima" di Pinrang, Sulsel.

Rektor UMI Prof Dr H Basri Modding di Makassar, Sabtu, mengatakan Ditjen Penguatan Inovasi Kemenristekdikti akan menetapkan Industri Biomasa Phronima Suppa sebagai klaster inovasi baru nasional.

"Klaster Inovasi Nasional mempersyaratkan dukungan penuh pemerintah kabupaten dan provinsi," ujarnya.

Untuk itu, kata dia, dirinya sudah bersilaturrahmi dengan Gubernur Sulawesi Selatan serta Bupati Pinrang Andi Aslam Patonangi (saat ini) dan Bupati Terpilih Andi Irwan Hamid pada HUT Kabupaten Pinrang, 19 Februari 2019.

Wakil Rektor V UMI Prof Dr Hatta Fattah menjelaskan, phronima suppa (phronima sp) adalah organisme endemik yang dikembangkan oleh Peneliti Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) UMI sejak tahun 2005 hingga saat ini.

Phronima hidup secara alami hanya di Kecamatan Suppa dan Lanrisang, Pinrang dengan keunggulan kelengkapan kandungan nutrien yang diperlukan untuk pertumbuhan udang windu, memperbaiki kualitas tanah dan air tambak, serta potensi membangun sistem imunitas internal udang terhadap infeksi penyakit.

Saat ini, kata dia, Phronima Suppa dikembangkan untuk mensubsitusi penggunaan Artemia salina, pakan alami yang masih diimpor dengan nilai sekitar 25,5 rupiah per tahun di Sulawesi Selatan.

Pengembangan "Pinrang Phronima Suppa Biomass Industry" dimaksudkan untuk meningkatkan produksi biomasa phronima dalam skala industri dengan berbagai jenis produk turunannya yang akan dipergunakan untuk memacu peningkatan produksi udang windu dan komoditas perikanan nasional.

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah menyampaikan, prakarsa inovasi berbagai pihak khususnya UMI dalam peningkatan pencapaian hasil-hasil pembangunan Sulawesi Selatan akan mendapat dukungan penuh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Bupati Pinrang Andi Aslam Patonangi menyampaikan, aplikasi Phronima Suppa telah banyak membantu dalam peningkatan produksi udang windu di Kabupaten Pinrang selama kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Saat ini Kabupaten Pinrang telah berkembang menjadi penghasil utama udang windu jenis premium di Indonesia.

Andi Irwan Hamid selaku Bupati Terpilih Kabupaten Pinrang, akan mendukung pengembangan Phronima Suppa untuk peningkatan Produksi Sektor Kelautan dan Perikanan khususnya udang windu yang telah menjadi komoditas unggulan Kabupaten Pinrang sejak tahun 1960-an.
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar