Kementerian LHK ajak PKK gelorakan gerakan memilah sampah

id KLHK,PKK Sulsel,gerakan,memilah sampah

Kementerian LHK ajak PKK gelorakan gerakan memilah sampah

Ketua PKK Sulsel Lies F Nurdin pada acara loakakarya bahaya limbah plastik bagi lingkungan hidup di Makassar, Jumat,(1/11/2019). (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulsel

Makassar (ANTARA) - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengajak para pengurus PKK dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulawesi Selatan untuk ikut berkontribusi dalam kampanye gerakan memilah sampah.

"Secara masif kami ingin membantu dengan menggerakkan ibu-ibu Dekranasda, PKK dan organisasi-organisasi perempuan lainnya di Sulsel untuk melakukan gerakan memilah sampah dari rumah," kata Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi dan Maluku KLHK Azri Rasul di Makassar, Jumat.

Gerakan yang tengah dikampanyekan itu, kata dia, merupakan sebuah kegiatan memilah jenis sampah, mulai dari plastik, kaleng, kertas, dan bahan-bahan lainnya.

Nantinya, kata dia, bahan-bahan tersebut dipisahkan antara sampah yang bisa dijadikan bahan-bahan organik dan sisanya akan dibawa ke bank sampah ataupun Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang ada.

Dengan adanya gerakan ini, kata dia, nantinya juga diharapkan bisa mengurangi banyaknya sampah yang masuk ke TPA dan dapat memaksimalkan fungsi TPA.

Ketua PKK Sulsel Lies F Nurdin merespon positif ajakan untuk kampanye gerakan memilah sampah dari KLHK.

"Memilah sampah dari rumah sangat bagus dan harusnya memang seperti itu. Pengalaman saya hidup lima tahun di Jepang, kami memilah sampah seperti itu. Sampah rumah tangga itu dikumpulkan dan baru dikeluarkan sepekan dua kali," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak ratusan siswa-siswi SMA dan SMK di sekitaran wilayah Makassar, tentang pentingnya pengurangan penggunaan plastik sekali pakai kepada para generasi muda saat ini.

"Ya jadi kami hari ini berkumpul menyosialisasikan lagi dan lagi tentang bagaimana pengurangan penggunaan plastik sekali pakai. Apalagi anak-anak SMA dan SMK ini mereka harus tahu apa sih dampaknya plastik-plastik ini pada lingkungan kita," katanya pada acara temu wicara bahaya plastik dan lingkungan hidup.
 
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar