Makassar (ANTARA News) - Sulawesi Selatan hanya berhasil meloloskan satu atlet wushu nomor tau lo untuk berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau 2012.
Atlet tau lo asal Sulsel Victor Handoyo tersebut lolos setelah berhasil menempati posisi kelima klasemen akhir babak kualifikasi PON di Celebes Convention Centre Makassar, 15-17 Juli 2011.
Ketua Wushu Sulsel Adil Patu, di Makassar, Minggu, mengatakan bahwa kegagalan Sulsel meloloskan lebih banyak atlet ke PON mengingat olahraga wushu memang masih baru di Sulsel.
Selain itu, perkembangan olahraga wushu di Sulsel juga diakui belum terlalu maksimal jika dibandingkan dengan beberapa daerah lain khususnya Sumut, DKI Jakarta ataupun Jatim.
"Kita akan berupaya memaksimalkan atlet yang lolos untuk bisa bersaing dengan daerah lain. Salah satu upaya kita akan lebih fokus untuk mematangkan kemampuan atlet sebelum ke PON,"jelasya.
Anggota DPRD Sulsel itu menjelaskan, meskipun atlet yang lolos sangat minim namun hal itu tidak membuatnya pesimistis.
"Beberapa daerah yang sebenarnya jauh lebih baik dari kita justru ada yang gagal menyumbangkan atlet. Namun saya kira yang penting adalah meloloskan atlet ke PON," katanya.
Sementara atlet andalan Sulsel Victor Hardoyo, mengaku tidak mempersoalkan jika hanya dirinya yang mewakili Sulsel.
Atlet yang selama ini bermukin di Surabaya Jatim tersebut juga mengaku tetap percaya diri dan berjanji memanfaatkan kondisi tersebut untuk menambah motivasi agar tampil lebih baik.
"Meskipun hanya saya yang lolos namun itu tidak menjadi beban ketika tampil di PON. Saya akan berupaya memaksimalkan kemampuan sehingga bisa memberikan hasil terbaik bagi Sulsel," ujar mahasiswa Widya Mandala Surabaya itu.
Sebelumnya, pada babak kualifikasi Sabtu, para atlet Shansou Sulsel gagal menembus perempat final yang menjadi batas lolos ke PON XVIII Riau 2012. (T.PSO-283/S016)

