Mamuju (ANTARA News) - Animo masyarakat Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat , untuk melakukan penukaran uang pecahan kecil mulai meningkat menjelang Idul Fitri 1432 Hijriah.
Pemimpin Seksi Umum Bank Sulselbar Mamuju, Iskandar Anwar, di Mamuju, Senin, mengatakan, penukaran uang pecahaan kecil mulai meningkat dan bahkan warga rela antri berjam-jam untuk mendapatkan uang pecahan tersebut.
"Penukaran uang pecahan kecil mulai kami buka hari ini. Warga yang melakukan penukaran umumnya Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan bahkan adapula sebagian pegawai tenaga kontrak yang melakaukan penukaran uang untuk digunakan saat lebaran Idul Fitri,"kata dia.
Menurutnya, warga yang melakukan penukaran uang pecahan kecil minimal Rp1 juta dengan pecahan mulai uang Rp1.000, Rp5.000, Rp10.000 hingga Rp20.000.
"Kebetulan Bank Sulselbar mendapat kepercayaan dari BI untuk mengelola pengedaran uang di Sulbar. Termasuk salah satunya melakukan penukaran uang pecahan kecil untuk lebaran," jelas Iskandar.
Dalam proses transaksi penukaran uang pecahan kecil tersebut, kata dia, maka Bank Sulselbar menyiapkan dana Rp50 miliar pecahan uang baru.
"Transaksi penukaran ini tidak dibatasi bagi kalangan tertentu dan bahkan bisa dilakukan oleh bank swasta yang lain seperti BRI, BNI maupun bank-bank swasta lannya. Namun, tahun ini kami yang mendapat porsi banyak untuk melayani masyarakat melakukan penukaran uang tersebut,"terangnya.
Ditengah maraknya bisnis transaksi penukaran uang pecahan kecil, Iskandar menegaskan proses penukaran uang yang dilakukan bank Sulselbar Mamuju tidak ada unsur bisnis.
Dia menyampaikan, pihak Bank tidak mengambil untung dari warga yang ingin menukarkan uang dengan nominal tertentu karena itu juga merupakan komitmen perbankan untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.
"Kalau warga menukarkan uang pecahan Rp 1 juta ya kami layani dan tidak ada pengurangan ataupun beban lain-lain. Sekalipun itu bukan nasabah kami tetap diberikan pelayanan yang sama," tambahnya.(T.KR-ACO/Y006)

