Kader PKK Bantaeng Dilatih Sulam Bordir

id kader ppk bantaeng, bordir sulam, blki makassar

Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) – Sebanyak 16 orang kader Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Bantaeng mendapat pelatihan sulam dan bordir dari Balai Latihan Kerja dan Industri (BLKI) Makassar.

Ke-16 kader itu merupakan utusan dari masing-masing kecamatan di daerah berjarak 120 kilometer arah selatan Kota Makassar.

Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah saat membuka pelatihan yang merupakan program kerja Pokja II PKK Kabupaten yang dilangsungkan di Bantaeng, Senin, berharap, pelatihan diikuti dengan baik agar bermanfaat kepada kader PKK lainnya.

Menurut bupati, Pemda memberi dukungan dan pembinaan terhadap segala bentuk kegiatan pembinaan untuk peningkatan kemampuan sumber daya manusia (SDM) daerah ini.

Meski begitu, karena keterbatasan, Pemda kini sedang mencari pihak ketiga (swasta) yang diharapkan dapat menggerakkan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang memiliki kegiatan lebih banyak.

"Kalau ditangani aparat Pemda, semangatnya hanya pada tahap awal. Selanjutnya terlihat loyo. Untuk itu, dibutuhkan entrepreneur yang dapat mengelola kegiatan dari UMKM tersebut," urainya.

Bupati mengemukakan harapannya melalui peningkatan keterampilan para kader ini yang tentu saja menjadi modal besar untuk pengembangan usaha di bidang sulam dan bordir.

Kepala BLKI Makassar Drs Eko Widayanto, MM memuji Pemda Kabupaten Bantaeng yang peka dan peduli terhadap pengentasan kemiskinan.

Salah satu upaya pengentasan itu melalui pemberdayaan masyarakat. Melalui pelatihan, masyarakat yang semula menganggur bisa bekerja, sedang yang sudah bekerja bisa meningkatkan penghasilannya.

Agar harapan tersebut tercapai, BLKI Makassar akan mengikuti memberi bimbingan dengan serius agar peserta bisa mandiri.

Kegiatan pelatihan itu sendiri akan berlangsung selama 240 jam dengan sesi pelatihan 45 menit/hari.
Pelatihan semacam ini biasanya dilaksanakan di Makassar, namun Tim Penggerak PKK Bantaeng ternyata menyiapkan fasilitas pelatihannya sehingga BLKI mengirim pelatih ke Butta Toa.

Ini lebih memudahkan kader PKK mengikuti pelatihan, terangnya seraya berharap materi lainnya, termasuk pelatihan teknisi computer juga bisa dilaksanakan di daerah ini. (KR-HK/F003)


Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar