Mamuju (ANTARA News) - Kinerja keuangan Bank Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) untuk wilayah Sulbar menunjukkan kinerja positif yang ditandai dengan membaiknya asset dalam dua tahun terakhir yang saat ini tumbuh menjadi Rp1,267 triliun.
Direktur Utama BPD Sulselbar, Ellong Tjandra saat menghadiri peresmian kantor BPD Sulselbar Cabang Utama Mamuju, di Mamuju, Selasa, mengatakan, dari sisi kinerja keuangan Bank BPD Sulselbar untuk lima kabupaten di Sulbar yakni Kantor Cabang Utama Mamuju, Cabang Pasangkayu, Cabang Polman, Cabang Majene dan Cabang Mamasa, telah menunjukkan kinerja dengan trend positif.
"Kinerja BPD wilayah Sulbar jelas mengalami perbaikan. Ini setelah kami melihat kondisi pertumbuhan total asset secara year on year untuk posisi mei 2010 terhadap Mey 2011 sebesar 13,20 persen dari Rp1,119 triliun menjadi Rp1,267 triliun,"ungkap Ellong.
Menurutnya, dari total asset BPD Sulselbar di wilayah sulbar sebesar Rp1.267 triliun tersebut tercatat total kredit yang diberikan juga tumbuh 0,73 persen menjadi Rp1,098 triliun dibandingkan posisi mey 2010 senilai Rp1.091 triliun.
"Porsi kredit produktif terhadap konsumtif seebesar 40,68 persen dengan NPL pada tingkat yang masih terjaga pada level 4,68 persen,"jelasnya.
Demikian pula dengan Dana Pihak Ketiga (DPK) kata dia, juga turut meningkat 46,81 persen menjadi Rp868,581 triliun untuk posisi mei 2012 ddibadingkan posisi mey 2010 yang saat itu mencapai Rp591,622 trilun.
"Kinerja intermediasi baank wilayah Sulbar ini tentu sangat bagus yang tercermin dari rasio pinjaman terhadap DPK atau LDR yang tinggi dengan capaian 126,49 persen,"tuturnya.
Dari sisi profitabilitas kata dia, maka ada peningkatan laba sebesar 19,60 persen menjadi Rp54,733 milyar apabila dibandingkan mey 2010 yang kala itu hanya mencapai Rp45.797 milyar. (T.KR-ACO/S025)

