Harga ayam potong bergerak naik jelang Lebaran

id Harga ayam potong, Makassar, naik jelang lebaran

Harga ayam potong bergerak naik jelang Lebaran

pedagang ayam potong mengatakan dagangannya di Pasar Terong, Makassar, Minggu (26/05/2019). ANTARA Foto /Suriani Mappong

"Mau tidak mau kami terpaksa menyesuaikan harga eceran, kalau tidak ingin rugi," katanya.  
Makassar (ANTARA) - Harga ayam potong di pasar tradisional Makassar kembali bergerak naik menjelang lebaran. 

"Pekan lalu harga ayam potong dijual Rp58 ribu per ekor untuk ukuran 2 kilogram,  kemudian  naik menjadi Rp60 ribu per ekor dan kini dijual Rp63 ribu per ekor," kata salah seorang penjual ayam Parmi di Pasar Terong,  Makassar,  Minggu. 

Kenaikan harga tersebut, lanjut dia, karena menyesuaikan harga yang diperoleh dari pemasok ayam potong. Karena itu, dia memprediksi harga ayam potong masih akan naik hingga H-1 hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah. 

Hal senada dikemukakan pedagang ayam H Bahar di Pasar Pannampu, Makassar.  Dia mengatakan,  ayam potong yang dibeli dari distributor rata-rata naik Rp3 ribu -  Rp5 ribu secara bertahap. 

"Mau tidak mau kami terpaksa menyesuaikan harga eceran, kalau tidak ingin rugi," katanya.  

Menanggapi hal itu,  pembeli di Pasar Terong Hj Endang mengatakan,  kenaikan harga ayam potong dalam sepekan terakhir yang kembali  naik membuat pedagang makanan jadi kesulitan menentukan harga.  

"Kalau biasanya ayam goreng kecap dijual Rp10 ribu per,  maka dengan kenaikan harga pasokan ayam potong itu, terpaksa potongannya kami perkecil sedikit supaya harganya tidak naik," katanya mencoba menyiasati agar pelanggannya tidak berkurang.  

Pasalnya, lanjut dia,  kalau menaikkan  harga jual dagangannya tentu pembeli yang berkantong pas-pasan akan berpikir untuk membeli. 
 
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar