Makassar (ANTARA) - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2023 di Selat Makassar akan menjadi event bertaraf internasional termegah yang juga diselenggarakan di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan.
"Ini akan menjadi kegiatan bertaraf internasional pertama setelah pandemi yang sangat megah dan kita sudah buat persiapan matang," ujar Moh Ramdhan Pomanto di Makassar, Rabu.
Danny -- sapaan akrab Ramdhan Pomanto mengatakan kegiatan latihan non-perang yang dilaksanakan oleh para angkatan laut (AL) dari 48 negara itu akan digelar pada 5-8 Juni 2023.
Beberapa rangkaian kegiatan MNEK 2023 yang akan dilaksanakan di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) yakni pembuatan dua unit kapal legendaris Pinisi yang merupakan warisan budaya dunia.
Pembuatan kapal Pinisi itu dilakukan oleh tenaga terampil langsung dari daerah asalnya yakni Bulukumba dan akan disiarkan secara langsung.
Konsep itu ia paparkan di hadapan Komandan Guspurla Koarmada II Kolonel Laut (P) Edi Haryanto selaku Dansatgas MNEK 2023.
"Kita buat spektator, jadi nanti kalau para jenderal mau lihat pembuatan Kapal Phinisi itu bisa. Jadi kita buat spektatornya," ucap Danny Pomanto
Danny juga menginstruksikan Dinas PU Makassar menjaga perairan Losari sehingga tidak terjadi pendangkalan agar kapal lebih leluasa berlayar.
"Percepat itu, karena event ini kan tinggal sebentar. Kita juga suruh gali biar Phinisi bisa sandar di sini," ujar Danny Pomanto.
Sementara itu, Komandan Guspurla Koarmada II Kolonel Laut (P) Edi Haryanto selaku Dansatgas MNEK 2023 mengapresiasi Wali Kota Danny Pomanto selaku tuan rumah.
Apalagi penyelenggaraan MNEK 2023 di mana Kota Makassar sebagai tuan rumah memiliki banyak keunggulan dibandingkan daerah lain.
"Kami mengucapkan banyak terima kasih atas support pemerintah kota terhadap event ini, dan tugu ini jadi warisan pak wali," ucap Edi Haryanto.
Ia menyebutkan berdasarkan data sementara, tercatat sudah ada perwakilan dari 34 negara yang akan hadir.

