Logo Header Antaranews Makassar

Kemenag Sulbar kerahkan 841 penyuluh agama dalam penanganan stunting

Minggu, 17 September 2023 00:32 WIB
Image Print
Analis Kebijakan pada bidang bimbingan masyarakat Islam Kemenag Sulbar Juraeri di Mamuju, Sabtu (16/9/2023) ANTARA Foto/ M Faisal Hanapi

Mamuju (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Barat mengerahkan sebanyak 841 orang penyuluh agama dalam penanganan stunting (kekerdilan) yang digalakkan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan pemerintah daerah setempat.

Analis Kebijakan pada bidang bimbingan masyarakat Islam Kemenag Sulbar Juraeri, di Mamuju, Sabtu, mengatakan Kemenag Sulbar dan BKKBN Provinsi Sulbar bekerja sama menangani stunting.

Kemenag Sulbar juga mendukung langkah pemerintah daerah dalam upaya penurunan angka stunting, dengan turut mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama terlibat aktif dalam penanganannya.

Selain penyuluh agama, tokoh agama juga dilibatkan dalam percepatan penanganan stunting.

"Kita membutuhkan peran tokoh agama, ulama, hingga penyuluh agama di tingkat kecamatan tentang pentingnya mencetak generasi unggul yang di dalamnya ada indikator penurunan kasus stunting," terangnya.

"Penyuluh agama telah diminta untuk menyiapkan materi stunting dalam setiap khutbah, ceramah dan tausiyah, sehingga masyarakat mendapatkan pemahaman tentang isu kesehatan, khususnya stunting," katanya.

Ia juga mengatakan bahwa dari segi pandangan agama, memelihara kesehatan sangat penting, agar lahir generasi yang tidak lemah, generasi terbaik, dan generasi unggul, sehingga stunting harus diturunkan.

"Penyuluh agama dan tokoh agama ada pada tiap lapisan masyarakat. suaranya didengar dan dapat mempengaruhi pemahaman masyarakat, sehingga melalui bahasa agama, tentu menjadi power mengatasi stunting," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026