Mamuju (ANTARA) - Sebanyak 648 Koperasi Desa Merah Putih di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) sudah siap untuk beroperasi setelah diluncurkan serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Gubernur Sulbar Suhardi Duka di Mamuju, Senin mengatakan Koperasi Merah Putih merupakan langkah nyata pemerintah dalam menggerakkan ekonomi rakyat dari akar rumput mulai dari tingkat desa dan kelurahan untuk memajukan ekonomi bangsa.
Ia mengatakan, Presiden Prabowo telah meluncurkan Koperasi Merah Putih serentak di Seluruh Indonesia, dan secara resmi 80 ribu kelembagaan Koperasi Desa Merah akan bergerak membangun bangsa.
Menurut dia, sebagai Gubernur Sulbar bersama enam Bupati di Sulbar akan melakukan pembinaan serta pemantauan langsung terhadap pelaksanaan kegiatan koperasi merah agar dapat tumbuh dan berkembang.
"Koperasi desa di Sulbar yang telah siap beroperasi, diyakini akan tumbuh dan berkembang karena memanfaatkan sumber daya komoditi Sulbar, dan akan dilakukan monitoring secara langsung pelaksanaannya," katanya.
Ia mengatakan, koperasi Merah Putih yang ada di Sulbar, juga tidak akan mendapatkan hambatan dalam pelaksanaannya, karena manajemen koperasi akan berupaya agar dapat dikelola dengan baik.
"Pengelolaannya harus dilakukan secara profesional dengan menggunakan sistem online sehingga dibutuhkan pengurus Koperasi yang menguasai bidang Information Technology (IT) atau Teknologi Informasi," katanya.
Gubernur Sulbar, juga berpesan kepada seluruh masyarakat Desa dan Kelurahan untuk bergabung menjadi anggota di Koperasi Merah Putih karena sangat menguntungkan dan akan membangun ekonomi daerah.
Ia berharap, agar simpanan pokok, simpanan wajib, maupun simpanan sukarela koperasi dapat ditingkatkan agar para anggota koperasi dapat menerima sisa hasil usaha (SHU) yang besar.

