Makassar (Antara Sulsel) - Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan dari sekian banyak ikon "landmark" yang siap dibangun di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) Makassar salah satunya yakni Masjid Kubah 99 yang masuk dalam jajaran masjid 30 terbaik di dunia.
"Kita bangun Masjid Kubah 99 di CPI yang merupakan masjid 30 terbaik di dunia. Ini tentu menjadi kebanggaan bangsa khususnya masyarakat Sulawesi Selatan," kata Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo pada acara soft launching Gedung Serba Guna Wisma Negara CPI di Makassar, Rabu.
Untuk progres pembangunan Masjid Kubah 99 CPI, kata dia, terus dikerjakan setelah sebelumnya dilakukan pemancangan tiang pada 1 Juni 2017.
Masjid ini akan terdiri atas tiga level lantai, yaitu semi basement, lantai satu dan lantai dua. Lantai dasar (semi basement) untuk fungsi penunjang masjid seperti Toilet dan tempat yayasan dan Galeri Asmaul Husna.
Lantai 01 berfungsi untuk ruang shalat pria, pelataran peluapan Jemaah (pelataran suci), Islamic book store dan Busana muslim. Sementara, lantai 02 (Mezzanine) berfungsi untuk ruang shalat wanita dan teras view.
Masjid ini juga akan menggunakan lantai Marmer khas Maros/Pangkep dengan kualitas export. Bangunan masjid akan didominasi warna khas tanah liat dari bahan beton ringan, fabrikasi special order, motif batu bata khas warna tanah liat.
Sedangkan struktur utama masjid akan menggunakan beton sampai lantai fungsional. Struktur konstruksi bagian atas menggunakan baja berat dan pipa gip atau stainless steel.
Sementara Kepala Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya, dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Darmawan Bintang mengatakan Masjid Kubah 99 Center Point of Indonesia (CPI) akan mengusung konsep arsitektur hijau yang ramah lingkungan.
"Kita menggunakan konsep hemat energi dengan total menggunakan penghawaan alam dan maksimal dengan pencahayaan alami," katanya.
Ia menjelaskan, sumber kebutuhan utama listrik berasal dari PLN dan kebutuhan emergency menggunakan genset silent yang dapat memenuhi 50 persen kebutuhan listrik. Sedangkan, sumber air langsung dari PDAM Makassar dengan memanfaatkan groundtank dan rooftank untuk di distribusi secara gravitasi ke toilet, tempat wudhu, dan tempat yang membutuhkan.
Untuk pembuangan air kotor (wudhu,urinoir, toilet, dan dapur) akan langsung di alirkan ke lPAL. Saluran pembuangan air hujan langsung ke saluran utama CPI dan selanjutnya dibuang ke laut.

