SOPPENG, SULSEL - Pekerja melakukan proses "Ma'gottang" atau memisahkan daun tembakau yang terkena campuran gula merah dengan yang masih kering di desa Libukang, Kel. Appanang, Kec. Liliriaja, Kab. Soppeng, Sulsel, Minggu (26/8). Pengolahan tembakau atau "Ico" dalam bahasa Bugis yang di lakukan secara tradisional kini semakin berkurang seiring perkembangan zaman dan banyaknya jenis rokok yang di kemas secara modern dengan harga yang lebih murah. (FOTO ANTARA/Dewi Fajriani)
Berita Terkait
Komnas pengendalian tembakau minta perokok elektrik di penerbangan Garuda masuk daftar hitam
Minggu, 30 Maret 2025 12:58 Wib
Bea Cukai Makassar tekankan efektivitas pemanfaatan dana bagi hasil cukai tembakau
Minggu, 1 Desember 2024 19:42 Wib
Polisi kembangkan kasus pabrik narkoba produksi 10 kilogram tembakau sintetis
Sabtu, 9 November 2024 9:26 Wib
Sekda Sulsel dan DJBC Sulbagsel bahas pemanfaatan dana cukai tembakau
Rabu, 23 Oktober 2024 1:12 Wib
Aparsi ungkap alasan menolak PP Kesehatan terkait aturan produk tembakau
Jumat, 2 Agustus 2024 9:42 Wib
Ketua Akvindo: Tembakau alternatif hanya diperuntukkan bagi perokok dewasa
Senin, 10 Juni 2024 22:21 Wib
Capres Ganjar: Petani hingga ekosistem tembakau harus dilindungi
Selasa, 19 Desember 2023 17:37 Wib
WHO minta negara-negara melarang rokok dan vape di sekolah
Rabu, 27 September 2023 15:59 Wib

