Lagu Anging Mamiri sambut kedatangan JCH asal Makassar di Mekkah

id Haji 2019,mch 2019,anging mamiri,jemaah calon haji,makassar

Lagu Anging Mamiri sambut kedatangan JCH asal Makassar di Mekkah

Lagu Anging Mamiri sambut kedatangan jemaah asal Makassar di Mekkah. (Hanni Sofia)

Saat ini diberlakukan sistem zonasi, jadi paling tidak, kita ingin bagaimana jemaah haji itu merasa berada dikampungnya sendiri, tidak menjadi beban. Salah satunya dengan memperdengarkan lagu daerah sesuai dengan provinsi pada setiap penyambutan jema

Mekkah (ANTARA) - Senandung lagu dengan lirik Anging mammiri kupasang, pitujui totonganna, tusarroa takalupa mengalun di lobi Hotel Tayeb yang berada di kawasan Syisyah, Mekkah, dalam acara penyambutan jemaah calon haji asal Makassar yang baru saja tiba di Mekkah.



Lagu daerah ini diputar usai lantunan talbiyah dan shalawat badar yang juga diperdengarkan untuk menyambut kedatangan jemaah haji kloter pertama asal embarkasi Makassar (UPG-01) yang baru saja tiba di Makkah, Selasa (16/07) sore Waktu Arab Saudi (WAS).



“Saat ini diberlakukan sistem zonasi, jadi paling tidak, kita ingin bagaimana jemaah haji itu merasa berada dikampungnya sendiri, tidak menjadi beban. Salah satunya dengan memperdengarkan lagu daerah sesuai dengan provinsi pada setiap penyambutan jemaah haji,” jelas Ketua Sektor 2 Makkah Kaswad Sartono saat ditanya alasan memasang lagu Anging Mamiri.



Turut hadir menyambut para jemaah, Kepala Daerah Kerja Mekkah Subhan Cholid serta Ketua Maktab 16 Makkah Bandar Abdurrahman Damanhuri.



Abdurrahman Damanhuri pun menyampaikan bahwa pihaknya telah mempersiapkan pelayanan bagi jemaah dengan seoptimal mungkin.



“Sepanjang mereka tinggal di Mekkah kami akan memantau dan memberikan layanan kepada seluruh jemaah haji yang akan kami layani,” ujarnya.



Sektor 2 Mekkah yang berada di wilayah Syisyah akan ditempati oleh jemaah dari dua embarkasi, yaitu Embarkasi Makassar (UPG) dan Aceh (BTJ).



Untuk Embarkasi Makassar, jemaah yang bergabung berasal dari delapan provinsi, yakni Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, dan Sulawesi Selatan.



“Alhamdulillah di sektor dua ini juga terdapat putra-putra daerah. Jadi kita berkomitmen, mereka yang akan menyambut pertama kali para jemaah. Tadi jemaah terlihat senang ketika kami menyapa mereka dengan bahasa daerah yang mereka juga mengerti,” ujar Kaswad usai menyambut 450 jemaah haji asal Kota Makassar ini.



Hingga hari ketiga masuknya jemaah haji Indonesia ke Kota Mekkah, diperkirakan hampir 10 ribu jemaah telah memasuki kota yang memiliki gelar Umm al Qura ini. Saat ini, sekurangnya terdapat 23 kloter jemaah yang telah tiba di Mekkah.

Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar