Mamuju (ANTARA News) - Kabupaten Polewali Mandar yang merupakan salah satu diantara lima Kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat, dikategorikan sebagai Kabupaten yang paling miskin di Sulbar.
Gubernur Provinsi Sulbar, Anwar Adnan Saleh, di Mamuju, Jumat, mengatakan, Kabupaten paling termiskin di Sulbar adalah Kabupaten Polman dengan persentase tingkat penduduk miskin yang dimiliki sekitar 21,4 persen dari sekitar 396.253 orang penduduknya, data ini berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulbar.
Ia mengatakan, Kabupaten termiskin kedua di Sulbar adalah Kabupaten Majene dengan tingkat penduduk miskinnya sekitar 18,1 persen dari sekitar 150.939 orang penduduknya, menyusul Kabupaten Mamasa diperingkat ketiga dengan tingkat penduduk miskin yang dimiliki sekitar 17,9 persen dari sekitar 139.962 orang.
Sementara kata dia, Kabupaten yang paling dianggap sejahtera di Sulbar adalah Kabupaten Mamuju Utara karena tingkat kemiskinan penduduk di daerah itu hanya sekitar 6,5 persen dari sekitar 134.303 orang penduduknya.
"Kabupaten Mamuju sebagai ibukota Provinsi Sulbar sebagai daerah paling sejahtera kedua karena tingkat kemiskinan penduduknya sekitar 8,1 persen dari sekitar 336.879 orang penduduknya," katanya.
Ia menyampaikan, selain menjadi Kabupaten termiskin di Sulbar, Polman juga merupakan daerah yang tingkat sumber daya manusia (SDM) yang dimilikinya juga rendah karena tingkat indeks pembangunan manusia (IPM) di Polman hanya sekitar 66,52 persen.
Menurut dia, Kabupaten Mamuju dan Mamuju Utara, mengalahkan IPM di Polman karena IPM di Mamuju dan Mamuju Utara lebih tinggi masing masing sekitar 68,99 persen dan 69,79 persen.
"IPM tertinggi di Sulbar terdapat di Kabupaten Majene sekitar 70,84 persen dan Kabupaten Mamasa sekitar 70,31 persen," katanya.
Menurut dia, tingginya angka kemiskinan dan rendahnya IPM masyarakat di Polman harus mendapat evaluasi dari pemerintah di daerah itu, agar nantinya bisa menjadi lebih baik lagi di masa mendatang.
"Pemerintah di Polman mesti giat lagi dalam menyusun program pembangunan, agar kemiskinan dapat ditekan dan rendahnya IPM bisa ditingkatkan lagi di masa mendatang," katanya.Â
(T.KR-MFH/F003)

