"Selama ini pak Akhsan Djalaludin telah ikut memberikan kontribusi pikiran dalam pemerintahan provinsi Sulbar selama enam tahun. Mulai hari ini, saya memberikan amanah untuk memimpin Rektor Unsulbar. Amanah ini cukup berat untuk mengawal proses percepatan penegrian Universitas Sulawesi Barat yang berkedudukan di Kabupaten Majene,"kata gubernur saat menyampaikan pidatonya dalam acara pelantikan pejabat eselon II pemprov Sulbar di gedung auditorium kantor gubernur, Senin.
Karena itu kata gubernur, penugasan khusus ditempat tugas baru itu diharapkan bisa memberikan yang terbaik sebagaimana apa yang dilaksanakan selama menjadi asisten I Pemprov Sulbar.
Bukan hanya itu, saudara Akhsan Djalaluddin pun juga pernah diberikan amanah selaku kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Sulbar.
"Saya menyampaikan penghargaan atas kerja keras selama mendampingi kami dalam pemerintahan di provinsi ini. Kita impikan, setelah ditempat tugas yang baru juga memperlihatkan karya nyatanya dan mampu mempercepat proses menjadikan Unsulbar sebagai Perguruan Negeri Tinggi (PTN) pertama di daerah ini,"harap gubernur.
Dengan kemanpuan serta latarbelakang pengalaman selama berkecimpun di Universitas Hasanuddin, kata dia, maka bukan tidak proses percepatan PTN Unsulbar tercapai minimal tahun 2013.
"Pengankatan Akhsan Djalluddin ini bukan karena jabatan saya selaku gubernur. Namun, saya mengangkatnya karena kebetulan saya dipercayakan sebagai Ketua Yayasan Unsulbar. Ini bukan keputusan sepihak namun itu telah mendapat persetujuan semua pengurus yang terlibat dalam Yayasan ini," ucap Anwar.
"Tidak lama lagi dokumen penegrian Unsulbar akan didorong ke meja Kementerian Sekretaris Negara untuk mendapatkan persetujuan Presiden RI. Ini tugas tidak gampang dan harus dilaksanakan seorang yang berlatarbelakang akademisi dan memiliki kemauan keras untuk mewujudkan Unsulbar menjadi PTN pertama di daerah kita,"katanya. (T.KR-ACO/N001)

