Mamuju (ANTARA News) - Bupati Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Drs.H.Suhardi Duka, mengaku menyesal adanya bantuan nelayan berupa mesin katinting yang diserahkan kepada kelompok tani penerima justeru ada yang nyasar ke wilayah daerah pengunungan.
"Saya juga bingung kenapa bisa bantuan mesin katinting untuk kelompok tani nelayan nyasar ke daerah pegunungan di tahun 2012. Mestinya, bantuan kapal katinting diberikan kepada masyarakat pesisir," kata Bupati Mamuju, Drs.Suhardi Duka MM saat menghadiri acara pesta nelayan yang dipusatkan di TPI (Tempat Pelelangan Ikan) Mamuju, Rabu.
Bupati mengatakan, bantuan mesin katinting yang diberikan kelompok tani nelayan di Mamuju ini kemungkinan diberikan kepada masyarakat pegunungan yang sampai sekarang ini mengandalkan transportasi sungai dengan menggunakan perahu kapal.
"Daerah pegunungan yang memanfaatkan transportasi sungai cukup banyak sehingga ada bantuan mesin katinting yang mengarah ke wilayah pegunungan,"ungkap bupati.
Namun demikian kata dia, apa pun alasannya bantuan seperti mesin katinting ini harusnya diberikan kepada masyarakat pesisir untuk mendukung peningkatan ekonomi para nelayan.
Artinya kata dia, tim verifikasi Dinas Kelauatan dan Perikanan Mamuju agar lebih mengutamakan pemberian bantuan nelayan kepada masyarakat pesisir.
Bupati dua periode ini menyampaikan, sektor perikanan dan kelautan tetap menjadi program prioritas dalam mendukung peningkatan ekonomi masyarakat.
Karena itu kata dia, dari tahun ke tahun alokasi anggaran yang diberikan kepada nelayan cukup tinggi termasuk bantuan kapal 30 GT di tahun 2012.
Bantuan kapal itu diberikan dalam rangka memaksimalkan hasil tangkapan nelayan agar produksinya terus meningkat dengan menggunakan kapal yang ukurannya lebih besar dan mampu menampung hasil tangkapan ikan yang banyak. (T.KR-ACO/E001)

