Mamuju (ANTARA) - Seluruh perusahaan berbagai sektor industri di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) diminta menerapkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
"Sistem manajemen K3 dapat diterapkan perusahaan di Sulbar dengan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) tenaga kerja perusahaan," kata Kepala Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulbar Andi Surianty di Mamuju, Sabtu.
Ia mengatakan dengan meningkatkan SDM tenaga kerja yang baik maka angka kecelakaan kerja akan dapat ditekan dan meningkatkan produktivitas kerja secara nasional.
"Apel Bulan K3 Nasional yang diselenggarakan di Sulbar menjadi momentum untuk menerapkan sistem manajemen K3, sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja di perusahaan," ujarnya.
Pemprov Sulbar memperingati apel Bulan K3 bersama 25 perusahaan di Sulbar yang telah berkomitmen untuk menerapkan sistem manajemen K3.
Dia mengatakan peringatan apel Bulan K3 di Sulbar dipusatkan di Mall Town Square (Matos) Kabupaten Mamuju, dimeriahkan sejumlah kegiatan, seperti donor darah dan penarikan undian berhadiah.
Selain itu, pelatihan kepada para pekerja perusahaan mengenai upaya membangun K3, pemberian santunan kepada dua tenaga kerja yang mengalami kecelakaan kerja di Sulbar, masing masing Zulkarnain, karyawan PT Palma Sumber Lestari Rp360 juta dan Amran Ramli, karyawan PT Kinerja Cipta Bersama Rp273 juta.
Ia mengatakan peringatan Bulan K3 Nasional tahun ini sebagai upaya membangun budaya keselamatan dan kesehatan kerja serta meningkatkan kesadaran tentang pentingnya lingkungan kerja yang aman dan sehat.
Selain itu, memperkuat pengenalan, kesadaran, penghayatan, dan penerapan nilai-nilai keselamatan serta kesehatan kerja, sehingga budaya K3 dapat berkembang di masyarakat Sulbar.
"Program K3 bertujuan melindungi tenaga kerja dari berbagai potensi bahaya melalui langkah pengendalian risiko yang efektif serta menjamin keutuhan dan keselamatan mereka saat bekerja," katanya.
Ia berharap, sistem manajemen K3 dapat berjalan efektif sehingga mampu menekan angka kecelakaan kerja dan meningkatkan produktivitas tenaga kerja untuk peningkatan pembangunan ekonomi Sulbar.