Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan menggelar pasar murah Ramadhan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan ESDM Sinjai Muh. Shaleh melalui keterangannya diterima di Makassar, Jumat, menyampaikan pasar murah Ramadhan bagian dari upaya pemerintah mengendalikan inflasi juga untuk membantu masyarakat mendapatkan pangan murah.
"Untuk pasar murah Ramadhan ini, beras adalah yang paling banyak diburu oleh warga," ujarnya.
Saleh mengatakan pasar murah Ramadhan hingga hari ketiga itu sudah melampaui waktu yang ditentukan, namun karena banyaknya permintaan warga agar menambah durasi waktunya, sehingga pihaknya masih melangsungkan pasar murah hingga hari ketiga.
Ia menyatakan pada hari ketiga pelaksanaan, beras menjadi primadona dan paling diincar warga. Terpantau stok beras yang telah terjual selama kurun waktu tiga hari sebanyak kurang lebih 2 ton.
Salah satu warga mengaku meskipun terbatas, ia bersyukur mendapatkan beras Bulog dengan harga murah. Beras tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya di awal Ramadhan.
"Alhamdulillah beras dapat. Saya di rumah ada enam orang jadi ini hanya untuk memenuhi awal Ramadhan saja tapi saya bersyukur karena banyak sekali pembeli,” ungkap H. Karim warga Lompu.
Adapun pasar murah itu untuk terus menjaga stabilitas harga pokok dan membantu warga memenuhi kebutuhan keluarganya.
Pemkab Sinjai rencananya akan kembali menggelar hal yang sama di 9 Kecamatan, tidak hanya di Kecamatan Sinjai Utara. Setiap kecamatan rencananya akan mendapatkan jatah minimal satu hari pasar murah selama Ramadhan.