Makassar (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) mengingatkan agar tidak memasang umbul-umbul atau bendera dekat dari jaringan listrik untuk mencegah risiko korsleting.
"Menjelang perayaan Hari Kemerdekaan ke80 Republik Indonesia, kami mengimbau agar menjaga kewaspadaan terhadap pemasangan atribut kemerdekaan, seperti bendera dan umbul-umbul, di sekitar jaringan listrik," kata General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah di Makassar, Minggu.
Dia mengatakan, keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Pasalnya banyak potensi bahaya listrik yang tidak terlihat, sehingga kewaspadaan sangat diperlukan, apalagi menjelang Hari Kemerdekaan yang identik dengan pemasangan atribut nasional di ruang publik.
Karena itu, lanjut dia, PLN mengingatkan masyarakat untuk tidak memasang bendera, spanduk, atau dekorasi perayaan lain terlalu dekat dengan jaringan listrik, karena bisa menimbulkan risiko korsleting atau sengatan listrik.
Pihak PLN menyebutkan bahwa masyarakat harus mematuhi jarak aman minimal tiga meter dari jaringan listrik bertegangan 20 kV, sesuai dengan Permen ESDM No. 36 Tahun 2013 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Ketenagalistrikan (K3).
Edyansyah berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan kelistrikan semakin terbangun, sehingga tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman menjelang dan selama perayaan Hari Kemerdekaan RI.
Menyikapi hal tersebut RT dan RW di lapangan diminta membantu mensosialisasikan kepada warganya agar memperhatikan pemasangan umbul-umbul, bendera ataupun dekorasi terkait perayaan Hari kemerdekaan RI.
"Kami tentu akan mengawasi warga dan mengimbau agar memasang bendera dan umbul-umbul ataupun dekorasi di tempat yang aman," ujar salah seorang Lurah Bira, Zakariah di Makassar.
Dia mengatakan, imbauan itu disampaikan lewat pengumuman di masjid ataupun mendatangi warga untuk menyampaikan imbauan dari PLN.

