Lantamal VI Kampanye "Stop Kotori Laut"

id kampanye stop mengotori laut, Laksamana Pertama TNI Dwi Sulaksono, Dan Lantamal IV, Makassar

Komandan Lantamal VI Laksamana Pertama TNI Dwi Sulaksono (koarmatim.tnial.mil.id)

Makassar (Antaranews Sulsel) - Komandan Lantamal VI Laksamana Pertama TNI Dwi Sulaksono meluncurkan "Gerakan Stop Kotori Laut" dan langsung mengampanyekan pada masyarakat luas melalui berbagai cara.

"Gerakan Stop Kotori Laut adalah gerakan kampanye untuk menyadarkan masyarakat yang banyak beraktivitas di sekitar pantai maupun laut agar tidak membuang sampah secara sembarangan," ujar Laksamana Pertama TNI Dwi Sulaksono di Makassar, Kamis.

Gerakan Stop Kotori Laut ini diawali dengan pemasangan baliho raksasa dan stiker ajakan untuk tidak mengotori laut yang disebar kepada masyarakat secara luas.

Laksma Dwi Sulaksono mengatakan, gerakan kampanye tentang pentingnya menjaga kebersihan laut adalah bagian dari rangkaian menyambut Hari Pendidikan TNI AL 2018.

Gerakan ini, kata dia, bertujuan untuk menyadarkan kepada masyarakat kota Makassar untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat sehingga dapat mengotori dan mencemarkan lingkungan utamanya laut.

"Kampanye Stop Kotori Laut ini adalah salah satu usaha Lantamal VI bekerjasama dengan pemerintahan setempat dan stakeholder di laut untuk tetap melestarikan laut dari pencemaran sampah," katanya.

Menurut dia, beberapa sampah yang banyak ditemui di lautan itu umumnya adalah sampah organik dan non organik. Ia mengaku jika sampah-sampah itu akan mencemari ekosistem laut dan akan kembali kepada manusia karena ada banyak rantai makanan di laut tersebut hingga sampai kepada manusia.

"Jadi, baik itu sampah organik maupun sampah non organik yang berasal dari masyarakat yang membuang sampah tidak pada tempatnya, sudah harus dihentikan. Ini adalah salah satu bentuk menyadarkan bahwa pentingnya laut bagi kelanjutan hidup di masa yang akan datang," terangnya.

Panitia pelaksana kampanye laut bebas sampah, Pjs Aspotmar Lantamal VI Kolonel Laut (P) Bayu Trikuncoro menyampaikan, kampanye laut bebas sampah ini diharapkan kepada masyarakat untuk tidak lagi mengotori laut dan saluran-saluran pembuangan air yang menuju ke laut seperti kanal yang dapat mencemari kelestarian dan habitat yang berada di laut.

"Mari kita bersama-sama menjaga kelestarian laut demi masa depan anak cucu kita ke depan nantinya", tambahnya.
 
 
Pewarta :
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar