Bupati Wajo-Rektor IAI Asadyah Sengkang launching beasiswa desa

id wajo,amran mahmud,beasiswa desa,IAI Asadyah Tahun Akademik 2019-2020

Bupati Wajo-Rektor IAI Asadyah Sengkang launching beasiswa desa

Suasana Rapat senat terbuka luar biasa IAI Asadyah Sengkang di Gedung Assa'adah Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Minggu (15/9/2019). ANTARA/HO-Humas Wajo

Sengkang, Sulawesi Selatan (ANTARA) - Bupati Wajo Amran Mahmud bersama Rektor Institut Agama Islam (IAI) Asadyah Sengkang Dr HM Yunus Pasanreseng A Paki, M.Ag melaunching penerimaan mahasiswa baru program beasiswa khusus berbasis tokoh agama desa .

"Membangun pemerintahan yang bersih, perlu ditinjau dari berbagai sudut pandang, baik secara budaya, agama maupun aspek keilmuan. Sehingga diharapkan seluruh mahasiswa mampu menjadi pilar utama pembangunan, menjawab tantangan sekaligus bisa bersaing di era 4.0," kata Bupati Wajo saat memberikan sambutan sekaligus orasi ilmiah pada Rapat senat terbuka luar biasa IAI Asadyah Tahun Akademik 2019-2020 di Gedung Assa'adah Sengkang, Kabupaten Wajo, Minggu.

H Amran Mahmud juga menyampaikan apresiasi kepada pihak IAI Asadyah Sengkang sebagai salah satu lembaga pendidikan kebanggaan masyarakat Wajo yang senantiasa intens dan fokus pada pembinaan akhlak, mental dan kepribadian yang berlandaskan nilai-nilai islam.

Dan secara umum mengapresiasi bahwa asadyah telah melahirkan banyak tokoh, baik pendidikan, dunia usaha maupun birokrat yang mampu berbicara pada level nasional.

Bupati berharap kepada seluruh mahasiswa baru, terkhusus bagi mahasiswa program beasiswa berbasis tokoh agama desa agar secara serius dan bersungguh-sungguh memanfaatkan kesempatan ini untuk menimba ilmu yang nantinya akan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai pelopor kehidupan beragama di desa masing-masing.

Sementara itu, Wakil Rektor 1 Bidang Akademik IAI Asadyah Drs H Ahmad Muktamar MA mengatakan jumlah mahasiswa baru sebanyak 200 orang lebih yang terbagi dalam 6 program studi, termasuk sebanyak 57 orang mahasiswa baru yang berasal dari 57 desa di Kabupaten Wajo dikukuhkan oleh rektor.

Mahasiswa tersebut akan menjalani perkuliahan selama kurun waktu 3-4 tahun dan akan diasramakan di kompleks IAI Asadyah Sengkang.

Acara tersebut juga dihadiri antara lain segenap civitas akademika IAI Asadyah Sengkang, Ketua TP PKK Kabupaten Wajo, pengurus besar Asadyah Pusat Sengkang, beberapa pimpinan bank, Kadis PMD beserta Camat dan Kepala Desa,  mantan Bupati Wajo  Naharuddin Tinulu bersama istri yang pada kesempatan itu menyerahkan hibah pribadi berupa Ruang kegiatan belajar mahasiswa.
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar