21 kontingen Maluku siap ikut Pentas PAI IX di Makassar

id Pentas PAI 2019, Kontingen Maluku,Makassar,sulsel

21 kontingen Maluku siap ikut Pentas PAI  IX di Makassar

Kontingen Maluku menjadi delegasi pertama yang tiba di Bandara Hasanuddin Makassar untuk mengikuti ajang akbar pentas PAI nasional IX di Makassar, Selasa (8/10/2019). (FOTO ANTARA/HO-Humas Kemenag Sulsel

Makassar (ANTARA) - Sebanyak 21 kontingen asal Provinsi Maluku yang tiba sebagai delegasi pertama siap mengikuti perhelatan nasional Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) IX 2019 di Makassar, Sulawesi Selatan.

Para peserta asal Provinsi Maluku itu tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Selasa,  pukul 09.05 WITA. Kontingen asal Maluku merupakan kontingen pertama yang tiba di daerah berjuluk "Kota Anging Mamiri" ini.

Kepala Seksi PAIS Kemenag Kabupaten Kepulauan Selayar, Drs H M Yahya mengatakan, kontingen asal Provinsi Maluku ini langsung diarahkan oleh panitia lokal, H Ahmad Husain.

"Mereka lalu menuju bus yang sudah disiapkan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel di parkiran VIP untuk selanjutnya dibawa menuju Asrama Haji Sudiang Makassar yang menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan," katanya.

Kontingen berjumlah 21 orang itu terdiri atasi 12 orang peserta dan sembilan orang ofisial dan pendamping. Kontingen tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam Kanw Kemenag Provinsi Maluku, La Fattah.

Ajang pentas PAI tingkat nasional di Kota Makassar pelaksanaannya dipusatkan di Asrama Haji Sudiang Makassar pada 9-14 Oktober 2019.

Berbagai persiapan telah dilakukan oleh panitia nasional maupun lokal di sejumlah lokasi kegiatan, termasuk kesiapan Liaison Officer (LO) yang dikoordinasikan langsung oleh Kakanwil Kemenag Sulsel guna menyambut dan melayani setiap kontingen yang datang dari seluruh propinsi di Indonesia.

Pentas PAI tingkat nasional IX di Makassar ini rencananya dibuka langsung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pada Kamis, 10 Oktober 2019.
 
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar