Makassar, 1/12 (ANTARA) - Nilai transaksi penukaran mata uang asing (money changer) PT Bali Maspintjintra, salah satu 'money changer' di Asrama Haji Sudiang, Makassar mencapai Rp50 juta per hari, khususnya mata uang Riyal.
Nilai tukar riyal terhadap rupiah terus naik seiring dengan pergerakan nilai tukar dolar. Meski demikian, calon jemaah haji (Calhaj) tetap bertransaksi dengan rata-rata per hari mencapai Rp50 juta, kata Manager Bali Maspintjintra, Atik Jasnuddin di Makassar, Senin.
Pada pekan lalu, nilai satu Riyal bila dikonversi ke rupiah masih Rp3.500, namun kini sudah mencapai sekitar Rp3.800 per riyal, terkait dengan kenaikan nilai tukar dolar yang sudah menembus Rp12.700 per dolar.
Nilai tukar Riyal sudah lima kali mengalami perubahan. yakni pada awal November, satu riyal masih ditebus Rp3.100, kemudian terus bergerak bersamaan dengan kenaikan nilai tukar dolar terhadap rupiah.
Kendati terjadi selisih nilai tukar rupiah yang cukup jauh dengan riyal, lanjutnya, namun tidak mengurangi animo Calon haji menukarkan uang rupiahnya ke Riyal untuk dibelanjakan di Tanah Suci Makkah.
"Alasannya, antara lain yakni untuk memenuhi kebutuhan dalam menunaikan ibadah haji. Sementara yang banyak menukar uang adalah Calhaj dari Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel)," ungkap Atik seraya mengimbuhkan, jika pada saat Debarkasi, biasanya nilai transaksi lebih meningkat dua kali lipat daripada saat embarkasi, yakni rata-rata Rp100 juta per hari.
Calhaj dari luar Sulsel yang banyak menukarkan Riyal antara lain asal Sulawesi Barat (Sulbar) dan Sorong, Papua.
Hal itu diakui, Rizal salah seorang Calhaj asal Sorong, Ia memilih menukarkan uangnya di Asrama Haji Sudiang, karena relatif lebih aman.
Hal senada dikemukakan Calhaj asal Mamuju, Sulbar, Milwan. Menurutnya, meskipun nilai tukar Riyal lebih mahal dari dua pekan lalu, tapi karena untuk kebutuhan selama menunaikan ibadah haji, ia tetap membeli.
"Mudah-mudahan setelah balik ke tanah air lagi, masih banyak Riyal yang tersisa yang bisa ditukar ke rupiah lagi," harapnya. ***2***
(T.K-SUR/A/S016/S016) 01-12-2008 12:55:37

