Mini Tokyo di Bekasi dibangun dengan anggaran Rp18 triliun

id investasi Rp18 triliun,Vasanta Innopark,Mini Tokyo,Kawasan Industri MM2100,Cikarang,Kabupaten Bekasi

Mini Tokyo di Bekasi dibangun dengan anggaran Rp18 triliun

Maket super blok Vasanta Innopark di kawasan industri MM2100, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang disebut sebagai Mini Tokyo. (Antara/Pradita Kurniawan Syah)

Cikarang, Bekasi (ANTARA) - Perusahaan patungan antara PT Sirius Surya Sentosa dengan PT Diamond Development Indonesia, anak perusahaan Mitsubishi Corporation mengembangkan kawasan super blok Vasanta Innopark yang digadang-gadang sebagai Mini Tokyo di Bekasi dengan total nilai investasi sebesar Rp18 triliun.

Berada di atas lahan seluas 12 hektare di dalam kawasan Industri MM 2100, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, kawasan hunian dan komersial ini ditargetkan rampung pada 2026 mendatang.

"Nantinya ada 10 apartemen dan pusat perbelanjaan yang dilengkapi hunian dan perkantoran di atasnya," kata Presiden Komisaris PT Sirius Surya Sentosa, Agnus Suryadi di Cikarang, Selasa.

Menurut Agnus dari 10 apartemen yang ada di dalam kawasan Vasanta Innopark dua tower di antaranya telah dibangun sejak 2017 lalu yaitu Tower Aoki dan Botan. Progres pembangunan dua tower dengan 1.600 unit itu telah mencapai 50 persen.

"Target kuartal pertama 2020 dua tower ini sudah topping off," ucapnya.

Ia menambahkan hari ini perusahaan meluncurkan tower terbarunya yaitu Chihana dengan jumlah unit sebanyak 683. Adapun pembangunan secara keseluruhan kawasan Vasanta Innopark ditargetkan rampung maksimal tujuh tahun ke depan atau 2026 dengan proyeksi 20 ribu hunian.

Direktur Penjualan dan Pemasaran PT Sirius Surya Sentosa, Ming Liang mengatakan kawasan Vasanta Innopark didesain mirip dengan Tokyo di Jepang. Karena itu nuansa di kawasan tersebut kental dengan budaya Jepang mulai dari restoran hingga tempat hiburan.

"Target pasar kami adalah ekspatriat dari Jepang yang bekerja di MM 2100," kata dia.

Berdasarkan penelitian, di wilayah Cikarang atau koridor timur Jakarta terdapat 4.000 perusahaan nasional dan multinasional dengan jumlah ekspatriat mencapai 22 ribu yang didominasi asal Jepang sebanyak 62 persen.

"Di MM2100 sendiri 60 persennya adalah perusahaan Jepang, ini adalah potensi pasar yang dapat digarap," katanya.

Direktur Pemasaran PT Mitsubishi Corporation Indonesia, Kenji Shimazaki mengatakan Vasanta memiliki rekam jejak yang baik dalam bidang pengembangan real estate. Vasanta juga memiliki komitmen yang sama dengan perusahaannya.

"Dengan keahlian kami dari Jepang, kami akan berkolaborasi memenuhi permintaan pasar yang besar ini," kata Kenji.

Pewarta :
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar